SHERLOCK (TV SERIES)


Yang sudah saya tonton :

Study in Pink, The Great Game, A Scandal in Belgravia, The Hound of the Baskersville dan The Reichenbach Fall

Yang belum : The Blindbanker

Upcoming    : The Adventures of Empty House (2013 .. masih lama )

Sudah lama saya ga merasa benar2 terhibur ketika nonton sesuatu. Baik itu serial (korea, jepun atau Hollywood) ataupun pilem. Makanya ketika saya tidak sengaja ngopi Sherlock dari teman dan ga sengaja lagi nemu seri2 berikutnya, saya benar2 senang. Serial ini benar2 luar biasa. Bahkan saya berani bilang jauh lebih bagus dari pada pilemnya yang sudah mboseni di seri ke dua. Selamat datang di Sherlock Holmes yang lain dari yang lain.

Sherlock yang dimainkan dengan brillian oleh Bennedict Cumberbath (he is not freakingly hansome but he has charisma and his voice plus his british accent just ahhh .. perfect he he ..) menawarkan sosok Sherlock yang cerdas, argumentasinya kuat tapi juga eksentrik. Kita ga akan pernah bilang Sherlock gila, tapi kita juga ga bisa bilang dia waras. Tingkah lakunya seringkali sukar dimengerti. Jangankan oleh orang lain, sahabatnya Watson (Martin Freeman) aja sering geleng2 kepala. Sherlock juga hobi banget sms an he he he Sementara Watson hobi blogging dengan nulis kasus-kasus mereka dengan judul yang aneh2. Ha ha menarik kan ??

Produser film ini dengan brilliannya mampu menyajikan Sherlock yang dikemas modern tanpa kehilangan satu pun karakter atau ciri cerita aslinya. Apartemen di jalan Bakerstreet 221B masih ada. Untung juga karena serial ini produksi BBC London jadi masih banyak tempat unik kaya gitu. Sementara tokoh2 pendukung juga lengkap. Inspektur dari Scotland Yard, Greg Lestrange (Rupert Graves) yang punya hubungan benci tapi cinta dengan Sherlock, induk semang yang sangat disayangi Sherlock tapi kadang juga diperlakukan sebagai pembantu, Ms. Hudson (Una Stubbs) sampai orang paling sial sedunia karena punya adik kayak Sherlock, Mycroft Holmes (Mark Gatiss). Semua karakter menarik untuk disimak dan dimainkan dengan apik oleh para pemerannya. Oh ya.. jangan lupa.. Sherlock eternal nemesis, Jim Moriarty. Andrew Scott benar2 memainkan perannya dengan baik sebagai Moriarty yang psikopath. Pandangan matanya itu loh .. gila .. bikin merinding..

Buat saya yang sejak jaman baheula sudah addicted dengan Agatha Christie, serial Sherlock, Detektif Conan dan segala bentuk dunia detektif dan misteri rasanya mustahil untuk tidak menikmati serial ini. Apalagi pacenya cepat, bangunan ceritanya detail dan sinematografinya menarik. Sejak detik pertama ngeliat, saya sudah duduk manis mengikutinya. Mungkin satu yang jadi kelemahan pas nonton serial ini (dan kelemahan ini berasal dari diri saya sendiri) adalah cara ngomong Sherlock ketika menganalisis kasus yang super duper cepat. Yang meninggalkan saya mlongo bingung tadi dia ngomong apa. Maklum bahasa Inggris saya masih level cethek. Jadi kadang harus ngulang lagi. Padahal saya nonton dengan SRT yang bagus… yah mau bagaimana lagi.. Tapi semua itu ga mengurangi kenikmatan nonton serial ini. Kalo harus ngasih bintang saya kasih 4.5 dari 5 (nilai tertinggi yang pernah saya berikan) DELICIOUS !!!

Advertisements

~ by zee on 2012/05/23.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: