My Romantic Side ^.^


Tadi malam lagi rapih-rapih file plus nulis ini itu. Tiba2 mata tertumbuk pada notes berjudul puisi2. Penasaran saya buka isinya .. are ~ apaan nih ?? Puisi-puisi pendek yang so ‘lovely’ but desperate gini. Saya ngakak dalam hati, plus bertanya-tanya suasana hati apa yang bisa bikin saya nulis puisi macam ini.

(dicopy paste dari naskah sebenarnya)

Duhai Maha Pembolak balik Hati

Karuniakanlah kedamaian dalam jiwa ini

Saat kau mengujinya dengan kebahagiaan

Atau ketika engkau menguji dengan kesedihan

Sungguh ..

Kami adalah milik-Mu

Dan pada-Mu aku berserah diri

 

Tuhan …

Ijinkanlah aku bertemu dengan orang yang mencintaiku …

Dan aku mencintainya …

Satukan kami dalam cinta biasa …

Cinta yang sederhana, apa adanya …

 

*blue bell

Kau tanya apa aku terluka

Tidak, aku baik-baik saja

Karna aku tidak punya

Sesuatu untuk dilukai

 

* Mimosa

Aku tidak minta banyak padamu

Cukup sadari keberadaanku

Aku di sini

Menunggu

Kau mengulurkan tangan padaku

*jasmine

Mengapa cinta tidak datang dengan sederhana

Dan pergi dengan sederhana pula

Mengapa harus melukai dan terluka

 

*iris

Tuhanku …

Engkau yang Maha Tahu

Jika aku bertahan hingga detik ini

Karena aku yakin pada janji Mu

 

Kalo saya disuruh nerusin puisi itu sekarang, terus terang saya ga sanggup. Saya butuh mood tertentu buat nulis. Dan kebetulan ga ada mood sama sekali buat nulis lovey dovey gitu. Saya juga ga punya katalis buat membangkitkannya (biasanya maksa liat film romance yang bagus banget baru deh muncul si momod 🙂 ) plus saya juga lagi ga pengen romance2 he he he

Usut punya usut pas saya baca terusannya, ternyata ada outline novel berjudul istana pasir. ck ck ck .. itu proyek novel saya yang mangkrak di tengah jalan karena saya ga bisa nglanjutin. Padahal outline sudah jadi. Penokohan juga sudah… tapi apa mau dikata kalo kemampuan nulis masih cetek tapi males belajar. Jadilah semua serba nanggung. Sepertinya tuh puisi disiapkan untuk pembukaan di setiap bab novelnya he he he …

Saya jadi menyadari kalo sebenarnya saya juga punya cukup sisi feminin yg sanggup nulis karya romantis. Yah meski kadang2 saja munculnya… he he he

Advertisements

~ by zee on 2012/02/24.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: