Dream Catcher


But life goes on. Everything progresses in one direction or another.
Relationships,  abilities,  illnesses,  disabilities, knowledge.
Dream Catcher, Book 3 : Gone
Lisa Mc Mann

Janie adalah seorang anak SMU yang hidup dengan ibunya yang pemabuk. Sehari-hari dia bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Janie punya kekuatan khusus, yaitu masuk ke dalam mimpi orang lain. Pada awalnya dia tidak tahu bagaimana menggunakan kekuatannya itu. Tapi kemudian semua menjadi jelas setelah dia mendapat petunjuk dari Miss Stubin, mantan pasien di rumah jompo tempat dia bekerja sambilan.
Disisi lain ada Cabe. Cowok teman sekolah Janie yang memiliki trauma masa lalu yang mengerikan. Ayahnya seorang veteran perang Vietnam yang suka memukul. Cabe bahkan pernah hampir mati dibakar ayahnya. Trauma ini meninggalkan luka baik secara fisik maupun psikis pada Cabe. Untunglah kehidupan Cabe berubah setelah dia direkrut kepolisian untuk menyusup dalam distribusi peredaran obat bius di sekolahnya. Bekerja sama dengan Janie, Cabe berhasil menangkap kepala pengedar obat bius yang ternyata ayah teman mereka sendiri (Buku 1 : Wake) juga guru-guru sekolah mereka yang suka berbuat cabul pada muridnya (Buku 2 : Fade)
Janie yang menggunakan kekuatannya untuk membantu penyelidikan polisi akhirnya mengetahui bahwa kekuatan ini bukanlah tanpa resiko. Jika dia terus menggunakan kekuatannya, maka dia akan mulai buta dan lumpuh di awal usia 20 puluhan, Hal ini tidak dapat dicegah, kecuali jika Janie mengasingkan diri dan memutuskan hubungan dengan dunia luar. Tidak menggunakan kekuatannya sama sekali. Tapi hal ini juga bukan tanpa resiko. Karena ada kemungkinan kekuatan yang tidak digunakan itu akan menimbulkan pendarahan otak yang menyebabkan kematian. Menghadapi dua pilihan sulit ini, Janie, didampingi Cabe, mencoba mencari jawaban yang terbaik.

Trilogi Dream Catcher (Wake, Fade, dan Gone) saya temukan secara tidak sengaja. Waktu ngubek-ubek 4shared mencari ebook gratisan, entah kata kunci apa yang saya ketik waktu itu, tiba-tiba mata ini tertambat pada buku karya Lisa McMann ini. Setelah baca Wake, saya langsung mendonlot dua buku lainnya, Fade dan Gone. Dan membacanya hampir seminggu kemudian.
Menurut saya buku ini cukup bagus. Saya terkesan dengan dua tokoh utama Janie dan Cabe. Dua-duanya adalah anak yang tumbuh dengan orangtua bermasalah. Ibu Janie nyaris tidak pernah sadar karena sepanjang hari dia hanya minum-minum. Praktis Janie lah yang merawat Ibunya. Posisi yang terbalik. Trauma Cabe pada ayahnya juga tidak bisa dipandang ringan. Itu tergambar jelas pada mimpi buruk yang menghantui Cabe selama ini.
Dua anak terluka ini mencoba menemukan jatidiri dengan bekerja di kepolisisan sebagai detektif remaja. Menantang resiko. Mereka menunjukkan bahwa keinginan untuk memperbaiki diri, menemukan jalan hidup yang benar tergantung pada diri sendiri. Adanya niat untuk menjadi lebih baik menguatkan mereka sehingga meskipun orangtua mereka bermasalah mereka tetap bias tumbuh menjadi anak yang cerdas dan bertanggungjawab. Saya bahkan turut bersimpati ketika Janie sempat hilang arah ketika mengetahui masa depan seperti apa yang dihadapinya. Dia yang baru berusia belasan mulai kehilangan penglihatannya. Dan menyadari sepenuhnya bahwa 2 atau 3 tahun lagi, dia akan wanita yang buta dan lumpuh. Cabe yang setia mendampingipun tidak luput dari kegelisahan. Mimpi buruk Cabe tentang masa depan menunjukkan kegundahan hati dan sikap yang serba salah menghadapi Janie. Konflik dua orang ini, dukungan orang-orang disekitarnya dan keputusan akhir yang diambil disajikan dengan baik di buku ke3, Gone.
Jangan berharap menemukan kisah cinta yang bertele-tele ala Twilight Saga dinovel ini. Kalau toh ada kisah antara Cabe dan Janie, semua disajikan dengan manis. Tidak berlebihan dan lebih ditekankan pada komitmen keduanya untuk menghadapi hidup dan masa depan, sekaligus upaya menghapus trauma masa lalu yang disebabkan perlakuan buruk orangtua. Saya pikir, meski didasari sesuatu yang fiksi (kemampuan masuk ke dalam mimpi orang lain), isi buku ini lebih serius dari perkiraan saya sebelumnya. And … I Like it

Advertisements

~ by zee on 2012/01/29.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: