REVIEW : CAPTAIN AMERICA : The First Avenger (2011)


poster captain america

Sebuah pesawat ditemukan oleh tim ekspedisi di daerah bersalju (antartika?). Kemudian ditemukan sesuatu yang berlogo mirip bendera AS. Flashback ke tahun 1942 dimana terjadi invasi Nazi di Eropa. Seorang ilmuwan Dr. Johann Schimdt di Hydra, divisi Sains Nazi, mencoba menemukan Tesseract, salah satu permata Odin yang memiliki energi luar biasa. Dia meyakini jika memiliki permata itu maka dia dapat menguasai dunia.

Di AS, seorang pemuda kurus kecil dari Brooklyn, Stephen Rogers, sangat ingin mendaftar untuk ikut berperang. Tapi karena keadaan fisiknya, dia selalu ditolak. Hingga pada suatu saat dia bertemu dengan Dr. Abraham Erskine yang terkesan akan niat tulus Rogers. Kebetulan, Dr. Erskine dan divisi strategis Sekutu ingin membuat pasukan elit untuk melawan kegilaan Nazi. Rogers pun menyanggupi untuk menjalani percobaan menjadi prajurit super. Dan berhasil. Rogers jadi gagah perkasa he he he Tapi sayangnya, ada mata2 yang menyusup, menembak Dr. Erskine hingga tewas dan meledakkan lab percobaan. Sehingga satu2nya prajurit super yang berhasil dibuat hanyalah Rogers. Dialah harapan satu2nya untuk menghentikan kegilaan Dr. Schimdt …

Terus terang, saya jarang tertarik pada film superhero. Tapi karena mood saya lagi baik setelah nonton X-Men First Class, rasanya tidak ada salahnya menyempatkan diri ngintip film yang satu ini. Apalagi beberapa film superhero yang saya tonton juga tidak begitu mengecewakan, seperti Batman Begin atau Iron Man.

2 jam 4 menit seharusnya tidak terlalu lama karena rata2 film action sekarang durasinya memang segitu. Tapi nonton yang satu ini rasanya  … beuhhh … merambat kaya siput. Setengah jam pertama saya dibuat bingung dengan tampang Chris Evans jadi2an yang terus terang aneh. Entah pake trik kamera atau kepala CE ditempel dibadan orang lain, pokoknya jadinya mengganggu banget. Ga proporsional. Setelah jadi manusia super pun, Si Kapten masih harus ngisi acara ga guna mirip penyanyi cabaret … Hellow .. You’ve spent much much much money on this project … Ngapain pas sudah berhasil, orangnya cuma disuruh jadi gituan?? Deuhh … Kapan perangnya nih ???

Seharusnya adegan2 ga penting itu bisa dipersingkat atau dibuang sekalian sehingga cerita lebih fokus, tidak bertele-tele dan merusak mood yang nonton. Padahal kualitas acting pemainnya cukup bagus, special effect juga bagus tapi gara2 temponya yang lelet, jadilah rusak segalanya. Satu yang cukup menghibur saya di film ini adalah kemunculan Tommy Lee Jones .. Glad to see you back Granpa J

Jadi berapa poin yang saya berikan untuk film ini ? Cukup 2.5 dari skala 1 sampai 5

Advertisements

~ by zee on 2011/09/16.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: