Fast Five : Rio Heist


Dom & Friends are back !!! This time plus Dwayne Johnson …

Dominic Toretto seharusnya dihukum 25 tahun atas semua kejahatannya. Tapi dia kabur, ketika bus yang mengangkutnya ke Lomac diserang oleh Brian O’Conner dan Mia Toretto. Akibatnya tiga orang ini menjadi buronan paling dicari pemerintah. Mereka pun kabur hingga akhirnya sampai di Rio de Jeneiro, Brazil. Mia & Brian bertemu dengan Vince, teman lama mereka yang sekarang hidup di daerah kumuh (favela) di Rio. Mereka diajak Vince untuk mencuri mobil di kereta api. Tetapi ternyata mobil yang akan dicuri adalah mobil sitaan DEA. Bukan hanya itu, di dalam kereta juga ada tiga agen DEA. Ketika semua tim berkumpul, Dom menyadari kalau gerombolan itu (yang dipimpin Zizi) hanya tertarik pada mobil GT40. Akhirnya Dom menyuruh Mia untuk membawa (lari) mobil itu. Tentu saja Zizi dkk tidak terima. Hingga pecah perkelahian antara Dom dan Brian melawan orang-orang tersebut. Tiga agen DEA tewas ditembak Zizi dalam kejadian itu. Meski Dom dan Brian berhasil kabur namun akhirnya mereka ditangkap oleh anak buah Hernan Reyes, salah seorang drug lord di Rio, pemilik mobil GT40 yang dicuri Mia.

Lolos dari sekapan Reyes, Dom & Brian berkumpul kembali dengan Mia. Mereka berusaha mencari tahu rahasia yang ada di mobil itu. Ketika Vince datang dan berusaha mencuri chip di mobil itu, tahulah mereka bahwa yang dicari oleh Reyes adalah sebuah chip yang memuat semua data bisnis illegal Reyes, sekaligus lokasi rumah-rumah penyimpanan uangnya. Mereka juga tahu bahwa nilai uang cash Reyes saat ini mencapai 100 juta dollar.

Di sisi lain, pembunuhan tiga agen DEA membuat FBI marah besar dan akhirnya mengutus satuan elit DSS di bawah komando Special Agent Luke Hobbs. Tugasnya satu. Menyeret Dom dkk kembali ke AS untuk diadili. Dengan dibantu oleh polisi lokal Elena Neves, Hobbs mencari semua petunjuk keberadaan Dom dkk. Tidak lama, mereka berhasil menemukan persembunyian Dom, Mia dan Brian. Pada saat yang bersamaan anak buah Reyes juga menyerbu tempat itu. Terjadilah perkelahian segitiga yang seru diantara atap-atap rumah di favela.

Dalam huru hara itu, Mia mengaku kalau sedang hamil. Dom dan Brian sadar bahwa dengan keadaan ini mereka tidak bisa terus berlari. Dom pun berencana untuk merampok seluruh uang Reyes sebagai modal untuk memulai hidup baru. Brian menyetujuinya. Akhirnya dibentuklah sebuah tim yang terdiri dari kawan2 lama mereka. Han yang jago berbaur. Roman, teman remaja Brian yang pintar omong ( bahkan sedikit cerewet). Tej yang ahli jaringan. Tego dan Rico yang ahli peledak serta Giselle, si cantik untuk pos pembantu umum he he he …

Tentu saja merampok orang paling berpengaruh di Rio bukanlah hal yang mudah. Bukan hanya karena brankas Reyes yang anti kebakaran plus pemindai telapak tangan, tapi juga karena Reyes menyimpannya di tempat yang paling aman di Rio, Markas Besar Kepolisian. Belum lagi Dom cs harus waspada dengan Agen Hobbs dan anak buahnya yangselalu membayangi mereka. Seperti kata Roman, this mission change from mission impossible to mission freaking insanity … he he he … Berhasilkah Dom cs mendapatkan uang 100 juta dollar ??

                                                                                                         ***

Saya termasuk orang yang setia ngikuti FF dari seri pertama. Meski sempat mogok ga liat yg Tokyo Drift (akhirnya liat juga sih pas TD diputer di tipi 😛 ) Makanya saya antusias banget pas FF5 rilis. Setelah nyari kesana kemari, akhirnya akhir Juli lalu saya dapat juga FF5 lengkap dengan srtnya.

Dan menurut saya .. WOW .. SERU BANGET !!! Adegan pencurian mobil di kereta, penyerbuan di favela sampai adegan kejar-kejaran di bagian terakhir bisa membuat kita nahan nafas saking serunya. Memang, tidak ada lagi balapan liar atau mobil blink2 penuh aksesori modifikasi ala FF sebelumnya. Tapi ternyata keseruan cerita tidak terpengaruh sama sekali. Justru makin menarik. Kalau di FF1& 2 balapan liarnya lebih mirip kita main game virtual seperti yang di mall2, maka adegan kejar-kejaran mobil di FF5 jauh lebih hidup. Memang secara akal tidak mungkin dua buah mobil bisa bergerak begitu lincah sambil nyeret brangkas yang beratnya berton2 dan menghindari kejaran polisi. Tapi semua disajikan dengan halus dan tampak nyata. Mobil-mobil yang dipakai juga bukan mobil mewah (kecuali untuk bagian terakhir)

Dari segi cerita, mungkin tidak jauh berbeda dengan film2 pencurian yang memakai mobil seperti Italian Job, meski tentu saja pencurian yang dilakukan oleh Dom dkk ini jauh lebih brutal. Tapi cerita di FF5 juga memberikan ruang untuk memperdalam nilai keluarga dan karakter para tokoh. Misalnya Brian yang merasa bahagia karena memiliki keluarga yang dulu tidak pernah dimilikinya, padahal sekarang dia seorang buronan. Atau kelapangan Dom yang selalu menerima Vince kembali karena menganggap dia adalah bagian dari keluarga. FF5 juga lebih lucu dibanding pendahulunya. Tingkah Tego dan Rico selalu membuat orang tersenyum. Begitu pula Roman dengan mulut besarnya. Dom juga terlihat lebih ceria di seri ini. Bagian-bagian itu tergabung membentuk jalinan cerita yang menarik untuk diikuti. Jadi meski durasinya cukup lama (kurleb 130 menit) rasanya kita tidak akan keberatan.

Satu lagi hal yang mungkin paling ditunggu adalah pertarungan tangan kosong antara Vin Diesel (Dom) versus Dwayne Johnson (Hobbs). Jujur saya agak ga tega ngliatnya. Sangat liar, mengerikan dan barbar. Mirip dua hewan besar yang saling unjuk kekuatan untuk menaklukan lawan. Baru kali ini Dom dapat lawan yang setara dengannya. Bahkan lebih gede darinya he3 .. Terlepas dari adegan itu penampilan Dwayne sebagai Luke Hobbs benar-benar mantap. Lupakan Dwayne di Tooth Fairy. Selamat datang Luke ‘Giant’ Hobbs. Badannya guede, wajahnya sangar tapi berwibawa. Apalagi Hobbs kemana-mana naik Gurkha, yang bisa nglindas mobil sampai penyet. Meski saya juga bertanya2 sebahaya apa Brian dan Dom sampai dibawakan kendaraan menakutkan kaya gitu he he he …

Overall film ini sangat layak untuk ditonton. Terutama bagi penggemar FF atau cerita2 yang berkaitan dengan mobil, pencurian, kejar2an dan sebagainya. O ya .. bagi yang nonton, jangan beranjak dulu meski credit tittle tampil. Di bagian paling akhir ada sedikit adegan bonus. Hobbs yang duduk di kantornya membaca sebuah dokumen yang diberikan Monica Fuentes (agen pabean yang ada di FF2). Di dalamnya ada foto Letty, pacar Dom yang tewas di FF4. Sebuah pertanda jelas bagi kita semua … Coming Soon : Fast Six !!!

Advertisements

~ by zee on 2011/08/13.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: