THEODORE BOONE 01 : THEODORE BOONE KID LAWYER


“Theodore, honey, you’re not ready for law school. We’ve had this conversation. Let’s enjoy the eighth grade, then off to high school, then beyond. You’re just a kid, okay? Enjoy being a kid.”

Theodore Boone, 13 tahun, adalah putra tunggal dari Wood Boone, seorang pengacara real estate dan Marcella Boone, seorang pengacara perceraian. Mereka tinggal di kota kecil Strattenburg, AS bersama anjing bernama Judge. Meski berusia 13 tahun, Theo kenal dengan semua hakim, jaksa, pengacara dan polisi di kota itu. Hobinya adalah menonton persidangan. Dia tahu berbagai istilah hukum. Dia bahkan membuka biro konsultasi hukum untuk teman-temannya secara gratis.
Suatu ketika ada sebuah kasus pembunuhan yang terjadi di kota itu. Seorang wanita terbunuh, dan tersangka paling kuat adalah si suami itu sendiri. Motifnya adalah uang asuransi senilai satu juta dollar. Meski banyak pihak mencurigai si suami bersalah namun tidak ada satupun bukti yang menguatkan. Sangat mungkin tersangka akan dibebaskan karena kekurangan bukti. Namun, tanpa direncana, Theo tiba-tiba terseret arus permasalahan karena dia tahu bahwa ada saksi kuat, saksi satu-satunya, yang mengetahui bahwa si suami memang telah membunuh si istri dengan kejam. Sayangnya, sang saksi, yang ternyata pendatang gelap, enggan untuk bersaksi. Kebingunan dengan situasi yang semakin rumit, tidak ada jalan lain bagi Theo selain berkonsultasi dengan para pengacara sebenarnya, kedua orang tuanya. Dan keluarga Boone pun bersatu mencari jalan keluar …

Sejak beberapa bulan yang lalu melihat cover dan sinopsisnya saya langsung punya firasat akan menyukai cerita ini. Maklum, saya masih senang baca novel adventure anak-anak. Dan serial Theo Boone ini mengingatkan saya pada cerita Trio Detektif, Lima Sekawan dan sejenisnya ..
Kali ini John Grisham bener2 mengenalkan sistem pengadilan ala AS di bukunya. Mulai tatanan ruangan pengadilan, tugas jaksa wilayah, juri dan beberapa detil lain. Lupakan bahasa berat ala Pelican Brief atau karya JG lain. Theo Boone memiliki bahasa yang segar, mengalir dan mudah diikuti. Jika novel JG lainnya minimal dua ratus halaman, maka Theo Boone hanya menghabiskan 92 halaman. Sekali tancap langsung habis .. he he he …
Ceritanya juga anak-anak banget (menurut saya sih  ). Tapi saya paling terkesan dengan hubungan kekeluargaan di Boone. Meski Ayah dan Ibunya pengacara yang lumayan sibuk, Theo digambarkan tumbuh nomal seperti anak-anak lain. Mereka punya waktu2 khusus untuk keluarga. Theo juga diajari untuk berbagi dengan anak-anak kurang beruntung, dengan mengajaknya ke rumah penampungan seminggu sekali untuk menjadi guru bagi anak-anak kecil disana. Padahal mereka bukanlah kelaurga yang kaya raya. Satu lagi yang saya sukai adalah, meski menyadari bakat Theo yang luar biasa di bidang hukum, Orangtuanya justru selalu mengingatkan Theo untuk menikmati masa kecilnya dengan baik. “enjoy being a kid” kata Marcella Boone ketika Theo mengutarakan niatnya untuk mengambil sekolah hukum online. Saya senang dengan pola pikir seperti itu …
Jadi kesimpulannya, buku (ebook) ini cukup menarik sebagai bahan bacaan. Tiga bintang dari lima lah skalanya. Dan seperti biasa, saya harus berterimakasih pada John Grisham karena bukunya kali ini juga menambah kosakata hukum saya he he he …

Advertisements

~ by zee on 2011/06/15.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: