Meitantei Conan


Kalo ditanya manga apa yang paling lama kuikuti, jawabannya cuma satu Meitantei Conan alias Detektif Conan. Dari mulai esempe sampe sekarang teteeep … padahal entah udah berapa tahun. Hebatnya lagi si Conan tetep kelas satu SD… he … he …
Pas ada kabar burung Conan tamat di seri 59, aku semangat banget DL mangascan … secara Conan gitu loh !!! my first manga … ternyata … hoah … jauh … tanda2 tamat aja ga ada … Aoyama-sensei, sampe kapan sih mau bikin Conan  ?? 🙂 🙂

Kenapa suka Conan ?? First, aku suka banget cerita detektif. Kalo mau teliti, ada beberapa bagian kasus yang dihadapi Conan mirip dengan kasus yang ditangani Poirotnya Agatha Cristie atau Sherlock Holmesnya Sir Arthur C D. Jadi ketika ada manga yang mengusung cerita detektif langsung hatiku tertambat padanya.
Second, Shinichi wa kakkoi desu. Bukan cuma gayanya. Tapi semua aspek dari dirinya (hei … dia kan cuma tokoh imajinatif 🙂 ). Sikap sok taunya yang bikin aku pengen nggaprok dia, sifat humorisnya plus … ‘tidak perlu alasan yang rasional untuk menolong orang lain’ heeh … kalimat inilah yang sukses bikin aku ga pindah ke lain hati.
That’s true Shin-kun … kadang kita terlalu banyak pertimbangan ketika mau memutuskan untuk menolong orang lain. Padahal, misalnya neh .. pas kita butuh banget pertolongan trus ada yang nolong, bukankah kita seneng banget … Nah begitu pula sebaliknya.

Hal lain yang bikin aku suka adalah cara gambar Aoyama-sensei dan cerita yang disajikan lebih sesuai dengan seleraku. Kalo dibandingkan dengan Kindaichi misalnya, udah gambarnya bulet-bulet, Kindaichi nya agak hentai lagi. Pokoknya, Meitantei Conan paling pas.

Pas ada live action Conan, aku udah siap2 kecewa karena jarang banget live action mampu menghadirkan cerita manga seperti aslinya (Kecuali Nodame). Akhirnya terbukti sudah, Ran nya kependekan, njomplang banget sama Shinichi yang menjulang. Meski secara postur dan tampang Oguri Shun bisa dikatakan mewakili Shinichi, tapi kebandelan plus usilnya Shinichi ga terwakili. mungkin dia masih merasa jadi Rui yang klemar-klemer itu kali ya ?! he .. he …Yang paling memuaskan tentu saja pemeran Mouri Kogoro … he is trully Kogoro …he2 Live Action dua, yang jadi Miyano Shiho keren. Bener2 Blasteran. Serasi sama Shin (Ran dibuang ke laut aja … he .. he ) Tapi yang jadi Conan … huweeh … culun mirip harry potret.
Mungkin gara-gara live action juga (image Shin di kepalaku jadi berantakan), chara faveku bergeser ke sang agen FBI, Akai Shuichi. Sniper yang misterius. Keren lah pokoknya.
 
Sementara ini Conan di Indonesia mungkin masih volume 50 sekian … tapi di Jepun sono udah nyampe 60 sekian. Entah sampe kapan  Aoyama-sensei mau bikin cerita ini. Jangan2 entar sampe aku married Conan blum tamat juga. Halah …
Tapi yang jelas meski aku penggemar berat Conan, aku udah ga seantusias dulu lagi. Well I’ve grown up … plus mulai boring juga kali ya ?!
Tapi jujur … from the bottom of my heart aku penasaran juga dengan endingnya … he … he…
 

Advertisements

~ by zee on 2008/05/22.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: